keadilan gender
Melawan ketidak adilan Gender Sepanjang sejarah peradaban manusia, persoalan keadilan sosial umumnya dominan menimpa perempuan. Peran serta perempuan dalam ruang sosial diasosiasikan pada peran domestik dan reproduksi. Hal ini menghambat kemajuan perempuan dalam menggeluti dunia publik dan produksi. Hal semacam ini dapat dikatakan sebagai rekayasa kultural dan tradisi yang memproduksi stereotip atau label tertentu pada perempuan dan mengakar kuat dalam masyarakat. Secara terminologis, gender dapat dipahami sebagai imajinasi budaya laki-laki dan perempuan. Gender dipandang sebagai suatu konsep kultural yang diaplikasikan untuk memposisikan peran, perilaku, mentalitas, dan karakteristik emosi antara laki-laki dan perempuan. Dalam konteks Papua, perempuan memiliki nilai yang tinggi secara budaya dan pada saat yang sama terdapat keterbatasan gerak yang secara langsung membatasi ruang gerak yang sama-sama diproduksi oleh budaya lokal. Terjadi subordinasi p...